Puisis Khusus Hari Puisi Nasional 2016
Barisan kalimat puisi terkadang sederhana
Meski sebenarnya penuh dengan makna
Tapi pada saatnya akan banyak yang terpana
Karena udah tau setiap kata mengarah kemana
Kita bingung harus bilang apa
Ga tau harus ngomong seperti apa
Tapi memang beginilah adanya
Bukan maksud kita merekayasa
Kalau harus kita ambil sebuah kata
Untuk menjadi kesimpulannya
Maka niat yang masih berusaha
Bertumbuh didalam dada
“Seperti ide, niat pun sama. Usaha besar sia-sia tananya”
@kekitaan_
Kalau ada yang bertanya kenapa?
Kita jawab gapapa
Padahal kita sendiri ga tau harus jawab bagaimana
Sampai akhirnya hati yang udah ga berasa
Terpaksa harus memohon kepadaNya
Meski memang jiwa awalnya meronta-ronta
Karena berdoa berlawanan dengan logika
Ternyata doa menjawab semua
Ga ada lagi masalah seperti dahulu kala
Kita mau seperti ini aja
Hidup tenang dan bersahaja
Ga perlu kuatir seperti anak muda lainnya
Karena kini kita udah merdeka
Rasa bosan itu udah sirna
Ga ada lagi hidup yang hitam putih aja
Karena kini hari-hari kita berwarna
Jangan lupa tuk bersyukur padaNya
Setiap masalah ada solusinya
Yakinlah ada ujung setiap goa
Hati & otak banyak bertanya
Jangan lupa untuk berdoa
#
Hari ini sama seperti tanggal 28 April 1949 lalu. Chairil Anwar pulang duluan dan meninggalkan nama besarnya sebagai seorang penyair ternama.
Bertepatan hari ini juga untuk mengenang karyanya yang terkenal. Salah satunya adalah puisi yang berjudul “Aku”. Maka 28 April ditetapkan menjadi Hari Puisi Nasional.
#
Semoga berguna.
Senang bisa berbagi.
Suka tulisannya?
Jangan lupa berbagi sama temen di sosial media ya
Ada yang mau didiskusiin?
Kasih komentar dibawah aja Mas Bro / Mbak Bro
Tembalang, Semarang
22:54 WIB 28 April 2016
2016/04/21/5-121
Tulisan Kita
Sumber Gambar:
spoilaaa.wordpress.com diakses pada pukul 22:52 WIB hari Kamis 28 April 2016
www.pelangiblog.com diakses pada pukul 22:52 WIB hari Kamis 28 April 2016
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.